Jumat, 16 Desember 2011

For You . . .













Dear . . .


I want you to know that since the day we met I’ve fallen deeply in love with you. There are no words to express the gratitude I feel in my heart that you came into my life, and how you make every day so special. You are my life, my heart, my soul. You are my best friend, my one true love, my one and only. I love you more today than I did yesterday, and I’ll love you more tomorrow than I do today.


Loving you is the only thing that makes life worth living. Day by day, my love for you becomes overwhelming, and I can’t handle it when I don’t see or even talk to you every day. A day without you in my life is like a day without sunshine, a day without food, or a day without air. I need you when I’m cold to keep me warm, I need you in the rain to keep me dry; I need you in my life to keep me happy. You make me feel wonderful. You give me strength when I just can’t carry on and I truly treasure that. Every moment spent together is another one of my dreams coming true.


i will always love you . . .

Kesempatan













Kesempatan,
Sesuatu yang menghampiri semua orang
namun lebih banyak yang tidak menyadarinya bahkan menyia-nyiakannya
dimanfaatkan oleh orang yang sudah mempunyai persiapan dan modal waktu
ditambah sedikit keberanian untuk memanfaatkannya.
 

Namun dalam arti lain
sesuatu yang disesali,karena tidak pernah datang dua kali.

Akhir Usia,
Sesuatu yang kadang ditakuti,namun tak jarang dilupakan
Batas waktu dan kesempatan yang Tuhan berikan untuk makhluknya
Menjadi kebahagiaan bagi orang,karna merupakan awal kehidupan abadi yg indah
Menjadi penyesalan bagi banyak orang,karena terlalai dari mengingat dan mempersiapkannya.

Ingat-ingatlah mati,
agar kau lebih semangat mengisi waktu dan kesempatan di dunia
Bekerjalah untuk dunia,seakan-akan kita akan hidup selamanya
Bekerjalah untuk akhirat,seakan-akan kita akan mati esok hari
.

Minggu, 11 Desember 2011

"GALAU"












Kenapa gue nulis tentang GALAU ???
Karena sekarang itu lagi musim galau









hahahahahaha kok musim yah kaya rambutan aja -__-
oke deh ini dia tentang galau

|
|
|
v


Arti kata Galau menurut gue:

1. perasaan yang tidak jelas

2.tidak menentu terhadap sesuatu

3. bisa juga lagi ditempat romantis,dan atau suasana yang
romantis, tapi gebetan tidak ada disamping oleh karena tidak jelas
kabarnya

4. perasaan yang datang melanda apabila ada berada di tempat yang
romantis, dan suasana romantis, tapi tidak punya
kekasih/pacar/gebetan.
 

Penyebab dari Galau:

1. Galau sering menimbulkan gejala kurang mood

2. Galau bikin bete

3. Galau bikin mau nangis tapi ngga tau mau nangis kenapa

4. Bawaannya emosi terus

5. Bawaanya cemberut terus

6. Selalu sendiri


Ciri-ciri orang lagi Galau:

1. Emosi melulu

2. Kalo lg bbm,sms tau bicara bls ny singkat

3. Diem di kamar

4. Gak bawel

5. Bad mood

6. Matany kaya org abis nangis

7. update status di twitter,facebook,bbm dll gk jelas

8. Dengerin lagu yg sedih-sedih


Mengatasi Galau:

1. Mendengarkan lagu-lagu yang atau musik yang gembira


2. Curhat sama temen


3. Pergi ke gunung dan berteriak keras


4. Pergi kumpul bareng sama temen-temen


5. Nonton film comedi'an


SEMOGA BER'MANFAAT . . . . .


Lady Gaga


































Cantik bangeutt yaahh ...

Arti Seorang Ibu

Kasih Ibu Sepanjang Masa. Surga Ada di Telapak Kaki Ibu. Itu adalah beberapa pepatah yang seringkali kita dengar. Yang menggambarkan bagaimana begitu besarnya kasih seorang Ibu kepada anaknya. Kalo kita sejenak, melihat atau mengingat bagaimana kita lahir ke dunia ini, dimana seorang Ibu dengan susah payahnya membawa kita di dalam perutnya selama 9 bulan penuh, kita akan melihat begitu besarnya kasih seorang Ibu di dalam menjaga anaknya di dalam perut.

Setelah kita lahir, seorang Ibu akan menjaga anaknya dengan cara menyusuinya, kemudian merawat kita hingga dewasa. Apapun yang terjadi di dunia ini, tidak pernah ada kata mantan anak ataupun mantan ibu. Tidak pernah ada. Hubungan antara ibu dan anak, begitu erat sampai kapanpun. Tidak salah kalo dunia memberi penghargaan dengan adanya Hari Ibu setiap tahunnya.

Kasih ibu memang tidak pernah pudar. Di saat kita merasa berada di bawah, atau kita sedang sakit, hanya seorang ibulah yang mampu merawat kita. Tanpa kenal lelah, dia akan berusaha merawat kita. Tanpa kenal waktu. Begitu pula dalam kehidupa sehari-hari. Seorang Ibu, tidak pernah berhenti untuk menjaga dan merawat kita. Saya yakin dan percaya, bahwa tidak ada seorang pun ibu di dunia ini, yang tidak ingin menjaga dan melihat anaknya sukses. Kalopun ada, itu bukanlah Ibu yang sebenarnya. Seorang Ibu tidak pasti akan menjaga dan merawat anaknya. Dia menginginkan anaknya sukses di masa yang akan datang. Apapun yang terjadi dengan anaknya, seorang Ibu akan merawatnya.

Begitu besar arti seorang ibu pada diri kita, sampai-sampai saya tidak tahu bagaimana membalas segala kebaikan dan kasihnya. Hanya ingin menjadi seorang yang sukses dan mampu membanggakan seorang ibu, itulah keinginan kebanyakan seorang anak, termasuk saya. Sampai kapanpun, kita sebagai anak tidak akan pernah mampu membalas segala kasih dan kebaikan seorang ibu. Hanya dengan menjadi manusia yang berguna bagi keluarga, bangsa dan berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan, itu sudah cukup untuk membalas segala kebaikan seorang ibu kepada anaknya.

Terbang

 














Pengen banget yah terbang kaya kupu-kupu
bebas kemana aja ...
hmmm..seandainya aku bisa terbang,pasti aku akan mengelilingi dunia ini
tapi itu cuma khayalan 














aku ingin terbang
untuk menggapai bintang dan langit....

aku ingin bebas 
layaknya kupu-kupu....



kalau aku bisa terbang,
alngkah bebas nya aku di udara
kalau aku bisa terbang
sudah tentu aku melayang-layang....

Sabtu, 10 Desember 2011

Surat Cinta


Sum, seorang TKW Indonesia bermaksud memutuskan hubungan dengan kekasihnya seorang bule dari Amerika bernama Robbie akan tetapi dia tak sanggup untuk bertemu muka dengan kekasihnya. Sum menulis surat dengan berbekal pengetahuan bahasa Inggris waktu di training centre & kamus tebal.

Hi Robbie, with this letter I want to give know you
(hai Robbie, bersama surat ini saya ingin memberitahu kamu)

I WANT TO CUT CONNECTION US
[Saya ingin memutuskan hubungan kita]

I have think this very cook cook
(saya telah memikirkan hal ini masak masak)

I know my love only clap half hand
(saya tahu cinta saya hanya bertepuk sebelah tangan)

Correctly, I have see you go with a woman entertainment at town with my eyes and head myself
(sebenarnya, saya telah melihat kamu pergi bersama seorang wanita penghibur dI kota dengan Mata kepala saya sendiri)

You always ask apology back back times
(kamu selalu minta maaf berulang ulang kali)

You eyes drop tears crocodile
(matamu mencucurkan airmata buaya)

You correct correct a man crocodile land
(kamu benar-benar seorang lelaki buaya darat)

My Friend speak you play fire
(teman saya bilang kamu bermain api)

Now I know you correct correct play fire
(sekarang saya tahu kamu benar benar bermain api)

So, I break connection and pull body from love triangle this
(jadi, saya putuskan hubungan Dan menarik diri dari cinta segitiga ini)

I know result I pick this very correct, because you love she very big from me
(saya tahu keputusan yang saya ambil ini benar, karena kamu mencintai dia lebih besar dari saya)

But I still will not go far far from here
(namun saya tetap tidak akan pergi jauh-jauh dari sini)

I don't want you play play with my liver
(saya tidak ingin kamu main-main dengan hati saya)

I have been crying night night until no more eye water thinking about your body
(saya menangis bermalam-malam sampai tidak Ada lagi airmata Memikirkan dirimu)

I don't want to sick my liver for two times
(saya tidak mau sakit hati untuk kedua kalinya)

Safe walk, Robbie
(selamat jalan, Robbie)

Girl friend of your liver
(kekasih hatimu)


Note:

This river I forgive you , next river I kill you !
(kali ini aku maafkan kamu , lain kali kubunuh kau !)

Wujud Keindahan















ku pinta diKau dengan KesempurnaanMu, dan Yang Tersempurna dari SempurnaMu, dan sungguh seluruh SempurnaMu benar Sempurna
ku gapai diKau dengan KejelitaanMu, dan Yang Terjelita dari JelitaMu, dan sungguh seluruh JelitaMu benar Jelita
ku seru diKau dalam KeTinggianMu, dan Yang Tertinggi dari TinggiMu, dan sungguh seluruh TinggiMu benar Tinggi
ku seru diKau dalam KeSucianMu, dan Yang Tersuci dari SuciMu, dan sungguh seluruh SuciMu benar Suci
Mata berbinar mesra dan mulut dipenuhi dengan kulum senyum lembut. Redup cahaya mata menatapi Wajah Jelita Nan Molek Rupawan dan Pipi-Pipi Nan Senantiasa Memerah berpendaran. Belum lagi celak-celak keunguan, Oh, demikian IndahNya memukau Indah-IndahNya di hati peCintaNya yang mabuk dalam keIndahanNya.
Bila kekupu terbang dengan sayap sepasang
dan laron berkitar dengan sayap sepasang
pula Arkhoun menatap dengan mata sepasang
tapi Majnun menatap Layla dengan Layla seorang !
Demikanlah rintih pecinta, laa yunaalu dzaalika illa bi fadhlik, tak kan tercapai tatapan pada JelitaNya kecuali dengan KaruniaNya sendiri. Tak kan melihat KeindahanNya kecuali dengan KeindahanNya sendiri, JelitaNya kecuali dengan MolekNya sendiri, Lentik AlisNya kecuali dengan Hijau CelakNya Sendiri.
Duhai yang mengaruniai hambaNya dengan tatapan KepadaNya,
dan tiada tatapan KepadaNya kecuali dengan PenglihatanNya Sendiri.
Duhai yang mengaruniai hambaNya dengan pendengaran atas MerduNya,
dan tiada pendengaran atasNya kecuali dengan PendengaranNya sendiri.
Duhai yang mengaruniai hambaNya dengan jalan lurus KepadaNya,
dan tiada jalan lurus KepadaNya kecuali adalah Dia Sendiri.
Duhai yang mengaruniai segenap Kenikmatan pada hambaNya,
dan tiada Kenikmatan kecuali Dia Sendiri.
Maka sebagian orang katakan ku telah lihat Keindahan Tuhan di mana-mana. Betapa mungkin Tuhan dilihat oleh selain diriNya? Laa tudrikuhu al-abshooru wa huwa yudriku al-abshooro. Tak menyentuhnya (semua) penglihatan dan Ia menyentuh (semua) penglihatan. Mungkin inilah pandangan majazi atau khayali yang diibaratkan oleh Maulana Rumi dalam sya`irnya;
kefasihan burung-burung istana hanyalah pantulan suara;
di manakah perkataan burung Nabi Sulaiman
bagaimana kau akan mengenal kicau mereka,
jika kau tak pernah melihat Nabi Sulaiman sejenak pun
Jauh di seberang Timur dan Barat bertebaran sayap burung
yang lagunya menggetarkan hati yang mendengar
Ia terbang bolak-balik antara bumi dan ‘arasy Tuhan
bersama keagungan dan kemuliaannya
Maka Penatap Tuhan terdiam seribu bahasa, bagi mereka “aku” sama saja dengan “bukan aku”, karena tak ada apapun yang dapat disifatkan kepada ketiadaan. Bagi mereka “kutatap Tuhan” tak ada bedanya dengan “Tuhan menatap Tuhan”, yakni, “mereka” adalah ketiadaan sedang satu-satunya fa’il (pelaku) adalah Zat Yang Maha Kudus. Yaa man dalla ‘ala dzaatihi bidzaatihi. Wahai Yang Menunjukkan ZatNya dengan ZatNya.
Bak ufuk Tmur yang bertanya pada selatan, pula utara,
di manakah Mentari Terbit
Bak Samudera Raya yang bertanya pada sumur, pula kali,
di manakah Air Berada
demikian pula pecinta berkata Cinta, juga asmara,
padahal berkata Cinta pastilah sirna
juga para pemantik berkata Wujud, juga Sebab,
padahal berkata Wujud pastilah wujud
Ikal kekang “aku”, “kita”, “kamu” telah lenyap. Laso itu telah lenyap, dan demikianlah Jiwa Pecinta terlepas dari kepompong dan penjara alam material melesat menuju Jiwa nan Satu, Sang Pecinta, Sang Pendamba, Sang Perindu, yang turun dari Hadhrat Zat Suci ke Hadhrat Asma ke Hadhrat Sifat ke Hadhrat Af’al. Bagi para pecinta yang tak kenal timur dan barat, lenyaplah timur dan barat. Bagi para pecinta yang tak kenal kini dan esok, lenyaplah waktu baginya. Maka, man ‘arafa nafsahu, yakni bagi yang mengenal bahwa dirinya ketiadaan dan Tiada Selain Dia Semata, lenyaplah semua hal termasuk nama dan identitasnya sendiri, dan, faqod ‘arafa robbahu, Dia Mengenal Tuhannya dengan Tuhannya itu sendiri, yakni Allah adalah Cahaya Langit dan Bumi, tak lain Dia Yang Zhohir dan Bathin, dan Yang Awal dan Yang Akhir, tak lain Dia Yang Maha Meliputi segala sesuatu Yaa Allah Karuniakan padaku tatapan KepadaMu dan Kemulaan Keterputusan kepada SelainMu, hingga dengan Pancaran wajahMu, tersingkaplah hijab-hijab CahayaMu. Amin.

                                                                                          wallohu a’lam bi ash-showwab

"Awan"










 



mmm awan ...

SIAPA YANG TIDAK TAHU?

AWAN salah satu ciptaan tuhan yang indah sekali :)

awan itu indah sekali. Putih, bersih, bergumpal, seperti gulali warna putih dengan beraneka bentuk dan rupa. Angan-angan tentang rasanya yang manis membuatku ingin menggapai meraih dan menjilatnya. Sampai-sampai waktu itu aku berangan-angan agar bisa tumbuh tinggi sekali agar mampu meraihnya. Tapi apalah daya, hal itu adalah mustahil belaka!!

Maka yang dapat aku lakukan adalah hanya berpura pura meraihnya, memandangi keindahannya dari jauh dan berangan-angan awan itu ada di genggaman. Dengan begitu sudah cukup puas dan senanglah hatiku. Jadi tak perlulah meraih dan menggapainya walaupun hasrat untuk sekedar menyentuhnya tetaplah ada di dada.

MUNGKIN ADA YG BERTANYA BAGAIMANA TERJADI NY AWAN?

Terjadi ny awan adalah :
Panas dari matahari akan menyebabkan air dilaut, sungai dan danau menguap. Uap air yang hangat tersebut akan bergerak naik keatas, dan saat uap tersebut naik, uap air mulai menjadi dingin.
Hasilnya, uap air tersebut mulai berkondensasi membentuk kembali butiran-butiran air. Kumpulan dari butiran-butiran air dilangit tersebut yang kita kenal sebagai awan.
Butiran-butiran air yang makin lama makin membesar akhirnya akan jatuh kembali ke bumi sebagai hujan. Kadangkala, suhu udara yang terlalu dingin membuat butiran-butiran air tersebut membeku membentuk es dan jatuh kembali ke bumi sebagai salju.

Si Kancil dan Buaya

Pada zaman dahulu Sang Kancil merupakan binatang yang paling cerdik di dalam hutan. Banyak binatang di dalam hutan datang kepadanya untuk meminta pertolongan apabila mereka menghadapi masalah. Walaupun ia menjadi tempat tumpuan binatang-binatang di dalam hutan, tetapi ia tidak menunjukkan sikap yang sombong malah bersedia membantu kapan saja. Suatu hari Sang Kancil berjalan-jalan di dalam hutan untuk mencari makanan. Karena makanan di sekitar kawasan kediamannya telah berkurang, Sang Kancil pergi untuk mencari di luar kawasan kediamannya. Cuaca pada hari itu, sangat panas dan terlalu lama berjalan, menyebabkan Sang Kancil kehausan. Lalu, ia berusaha mencari sungai terdekat. Setelah mengelilingi hutan akhirnya Kancil aliran sungai yang sangat jernih airnya. Tanpa membuang waktu, Sang Kancil minum sepuas-puasnya. Dinginnya air sungai itu menghilangkan rasa dahaga Sang Kancil.
Kancil terus berjalan menyusuri tebing sungai. Apabila terasa capai, ia beristirahat sebentar di bawah pohon beringin yang sangat rindang. Kancil berkata di dalam hatinya “Aku mesti bersabar jika ingin mendapat makanan yang lezat-lezat.” Setelah rasa capainya hilang, Sang Kancil kembali menyusuri tebing sungai tersebut sambil memakan dedaunan kegemarannya yang terdapat di sekitarnya. Ketika tiba di satu kawasan yang agak lapang, Sang Kancil memandang kebun buah-buahan yang sedang masak ranum di seberang sungai. “Alangkah enaknya jika aku dapat menyeberangi sungai ini dan dapat menikmati buah-buahan tersebut,” pikir Sang Kancil.
Sang Kancil terus berpikir mencari akal bagaimana cara menyeberangi sungai yang sangat dalam dan deras arusnya itu. Tiba-tiba Sang Kacil memandang Sang Buaya yang sedang asyik berjemur di tebing sungai. Sudah menjadi kebiasaan buaya, apabila hari panas buaya suka berjemur untuk mendapat cahaya matahari.Tanpa berlengah-lengah lagi kancil menghampiri buaya yang sedang berjemur lalu berkata,” Hai sahabatku Sang Buaya, apa kabarmu hari ini?” Buaya yang sedang asyik menikmati cahaya matahari membuka mata dan didapati Sang Kancil yang menegurnya. “Kabar baik sahabatku, Sang Kancil.” Sambung buaya lagi, “Apakah yang menyebabkan kamu datang ke mari?”
“Aku membawa kabar gembira untukmu,” jawab Sang Kancil. Mendengar kata-kata Sang Kancil, Sang Buaya tidak sabar lagi ingin mendengar khabar yang dibawa oleh Sang Kancil, lalu berkata, “Ceritakan kepadaku apakah yang hendak engkau sampaikan?”
Kancil berkata, “Aku diperintahkan oleh Raja Sulaiman supaya menghitung jumlah buaya yang terdapat di dalam sungai ini karena Raja Sulaiman ingin memberi hadiah kepada kamu semua.” Mendengar nama Raja Sulaiman saja sudah menakuti semua binatang karena Nabi Sulaiman telah diberi kebesaran oleh Allah untuk memerintah semua makhluk di muka bumi ini. “Baiklah, kamu tunggu di sini, aku akan turun ke dasar sungai untuk memanggil semua kawanku,” kata Sang Buaya. Sementara itu, Sang Kancil sudah berangan-angan untuk menikmati buah-buahan. Tidak lama kemudian, semua buaya yang berada di dasar sungai berkumpul di tebing sungai. Sang Kancil berkata “Hai buaya sekalian, aku telah diperintahkan oleh Nabi Saulaiman supaya menghitung jumlah kamu semua karena Nabi Sulaiman akan memberi hadiah yang istimewa pada hari ini.” Kata kancil lagi, “Berbarislah kamu merentasi sungai mulai dari tebing sebelah sini sampai ke tebing sebelah sana.”
Karena perintah tersebut datangnya dari Nabi Sulaiman, semua buaya segera berbaris tanpa membantah. Kata Buaya, “Sekarang hitunglah, kami sudah bersedia.” Sang Kancil mengambil sepotong kayu yang berada di situ lalu melompat ke atas buaya yang pertama di tepi sungai dan ia mulai menghitung dengan menyebut “Satu dua tiga lekuk, jantan betina aku ketuk,” sambil mengetuk kepala buaya hingga Kancil berjaya menyeberangi sungai. Ketika sampai ditebing seberang, Kancil terus melompat ke atas tebing sungai sambil bersorak gembira dan berkata, “Hai buaya-buaya sekalian, tahukah kamu bahwa aku telah menipu kamu semua dan tidak ada hadiah yang akan diberikan oleh Nabi Sulaiman.”
Mendengar kata-kata Sang Kancil semua buaya merasa marah dan malu karena mereka telah ditipu oleh kancil. Mereka bersumpah dan tidak akan melepaskan Sang Kancil apabila bertemu pada masa akan datang. Dendam buaya tersebut terus membara hingga hari ini. Sementara itu Sang Kancil terus melompat kegembiraan dan terus meninggalkan buaya-buaya tersebut dan menghilangkan di dalam kebun buah-buahan untuk menikmati buah-buahan yang sedang masak ranum itu.

Keong Mas

Di Kerajaan Daha, hiduplah dua orang putri yang sangat cantik jelita. Putri nan cantik jelita tersebut bernama Candra Kirana dan Dewi Galuh. Kedua putri Raja tersebut hidup sangat bahagia dan serba kecukupan.
Hingga suatu hari datanglah seorang pangeran yang sangat tampan dari Kerajaan Kahuripan ke Kerajaan Daha. Pangeran tersebut bernama Raden Inu Kertapati. Maksud kedatangannya ke Kerajaan Daha adalah untuk melamar Candra Kirana. Kedatangan Raden Inu Kertapati sangat disambut baik oleh Raja Kertamarta, dan akhirnya Candra Kirana ditunangkan dengan Raden Inu Kertapati.
Pertunangan itu ternyata membuat Dewi Galuh merasa iri. Kerena dia merasa kalau Raden Inu Kertapati lebih cocok untuk dirinya. Oleh karena itu Dewi Galuh lalu pergi ke rumah Nenek Sihir. Dia meminta agar nenek sihir itu menyihir Candra Kirana menjadi sesuatu yang menjijikkan dan dijauhkan dari Raden Inu. Nenek Sihir pun menyetujui permintaan Dewi Galuh, dan menyihir Candra Kirana menjadi Keong Emas, lalu membuangnya ke sungai.
Suatu hari seorang nenek sedang mencari ikan dengan jala, dan keong emas terangkut dalam jalanya tersebut. Keong Emas itu lalu dibawanya pulang dan ditaruh di tempayan. Besoknya nenek itu mencari ikan lagi di sungai, tetapi tak mendapat ikan seekorpun. Kemudian Nenek tersebut memutuskan untuk pulang saja, sesampainya di rumah ia sangat kaget sekali, karena di meja sudah tersedia masakan yang sangat enak-enak. Si nenek bertanya-tanya pada dirinya sendiri, siapa yang memgirim masakan ini.
Begitu pula hari-hari berikutnya si nenek menjalani kejadian serupa, keesokan paginya nenek ingin mengintip apa yang terjadi pada saat dia pergi mencari ikan. Nenek itu lalu berpura-pura pergi ke sungai untuk mencari ikan seperti biasanya, lalu pergi ke belakang rumah untuk mengintipnya. Setelah beberapa saat, si nenek sangat terkejut. Karena keong emas yang ada ditempayan berubah wujud menjadi gadis cantik. Gadis tersebut lalu memasak dan menyiapkan masakan tersebut di meja. Karena merasa penasaran, lalu nenek tersebut memberanikan diri untuk menegur putri nan cantik itu. “Siapakah kamu ini putri cantik, dan dari mana asalmu?”, tanya si nenek. "Aku adalah putri kerajaan Daha yang disihir menjadi keong emas oleh nenek sihir utusan saudaraku karena merasa iri kepadaku", kata keong emas. Setelah menjawab pertanyaan dari nenek, Candra Kirana berubah lagi menjadi Keong Emas, dan nenek sangat terheran-heran.
Sementara pangeran Inu Kertapati tak mau diam saja ketika tahu candra kirana menghilang. Iapun mencarinya dengan cara menyamar menjadi rakyat biasa. Nenek sihirpun akhirnya tahu dan mengubah dirinya menjadi gagak untuk mencelakakan Raden Inu Kertapati. Raden Inu Kertapati Kaget sekali melihat burung gagak yang bisa berbicara dan mengetahui tujuannya. Ia menganggap burung gagak itu sakti dan menurutinya padahal raden Inu diberikan arah yang salah. Diperjalanan Raden Inu bertemu dengan seorang kakek yang sedang kelaparan, diberinya kakek itu makan. Ternyata kakek adalah orang sakti yang baik Ia menolong Raden Inu dari burung gagak itu.
Kakek itu memukul burung gagak dengan tongkatnya, dan burung itu menjadi asap. Akhirnya Raden Inu diberitahu dimana Candra Kirana berada, disuruhnya raden itu pergi kedesa dadapan. Setelah berjalan berhari-hari sampailah ia kedesa Dadapan Ia menghampiri sebuah gubuk yang dilihatnya untuk meminta seteguk air karena perbekalannya sudah habis. Di gubuk itu ia sangat terkejut, karena dari balik jendela ia melihat Candra Kirana sedang memasak. Akhirnya sihir dari nenek sihir pun hilang karena perjumpaan itu. Akhirnya Raden Inu memboyong tunangannya beserta nenek yang baik hati tersebut ke istana, dan Candra Kirana menceritakan perbuatan Dewi Galuh pada Baginda Kertamarta.
Baginda minta maaf kepada Candra Kirana dan sebaliknya. Dewi Galuh lalu mendapat hukuman yang setimpal. Karena Dewi Galuh merasa takut, maka dia melarikan diri ke hutan. Akhirnya pernikahan Candra kirana dan Raden Inu Kertapati pun berlangsung, dan pesta tersebut sangat meriah. Akhirnya mereka hidup bahagia.

Bawang Merah dan Bawang Putih

Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang bahagia. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa, namun mereka hidup rukun dan damai. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia. Bawang putih sangat berduka demikian pula ayahnya.

Di desa itu tinggal pula seorang janda yang memiliki anak bernama Bawang Merah. Semenjak ibu Bawang putih meninggal, ibu Bawang merah sering berkunjung ke rumah Bawang putih. Dia sering membawakan makanan, membantu bawang putih membereskan rumah atau hanya menemani Bawang Putih dan ayahnya mengobrol. Akhirnya ayah Bawang putih berpikir bahwa mungkin lebih baik kalau ia menikah saja dengan ibu Bawang merah, supaya Bawang putih tidak kesepian lagi.

Dengan pertimbangan dari bawang putih, maka ayah Bawang putih menikah dengan ibu bawang merah. Awalnya ibu bawang merah dan bawang merah sangat baik kepada bawang putih. Namun lama kelamaan sifat asli mereka mulai kelihatan. Mereka kerap memarahi bawang putih dan memberinya pekerjaan berat jika ayah Bawang Putih sedang pergi berdagang. Bawang putih harus mengerjakan semua pekerjaan rumah, sementara Bawang merah dan ibunya hanya duduk-duduk saja. Tentu saja ayah Bawang putih tidak mengetahuinya, karena Bawang putih tidak pernah menceritakannya.

Suatu hari ayah Bawang putih jatuh sakit dan kemudian meninggal dunia. Sejak saat itu Bawang merah dan ibunya semakin berkuasa dan semena-mena terhadap Bawang putih. Bawang putih hampir tidak pernah beristirahat. Dia sudah harus bangun sebelum subuh, untuk mempersiapkan air mandi dan sarapan bagi Bawang merah dan ibunya. Kemudian dia harus memberi makan ternak, menyirami kebun dan mencuci baju ke sungai. Lalu dia masih harus menyetrika, membereskan rumah, dan masih banyak pekerjaan lainnya. Namun Bawang putih selalu melakukan pekerjaannya dengan gembira, karena dia berharap suatu saat ibu tirinya akan mencintainya seperti anak kandungnya sendiri.

Pagi ini seperti biasa Bawang putih membawa bakul berisi pakaian yang akan dicucinya di sungai. Dengan bernyanyi kecil dia menyusuri jalan setapak di pinggir hutan kecil yang biasa dilaluinya. Hari itu cuaca sangat cerah. Bawang putih segera mencuci semua pakaian kotor yang dibawanya. Saking terlalu asyiknya, Bawang putih tidak menyadari bahwa salah satu baju telah hanyut terbawa arus. Celakanya baju yang hanyut adalah baju kesayangan ibu tirinya. Ketika menyadari hal itu, baju ibu tirinya telah hanyut terlalu jauh. Bawang putih mencoba menyusuri sungai untuk mencarinya, namun tidak berhasil menemukannya. Dengan putus asa dia kembali ke rumah dan menceritakannya kepada ibunya.

“Dasar ceroboh!” bentak ibu tirinya. “Aku tidak mau tahu, pokoknya kamu harus mencari baju itu! Dan jangan berani pulang ke rumah kalau kau belum menemukannya. Mengerti?”

Bawang putih terpaksa menuruti keinginan ibun tirinya. Dia segera menyusuri sungai tempatnya mencuci tadi. Matahari sudah mulai meninggi, namun Bawang putih belum juga menemukan baju ibunya. Dia memasang matanya, dengan teliti diperiksanya setiap juluran akar yang menjorok ke sungai, siapa tahu baju ibunya tersangkut disana. Setelah jauh melangkah dan matahari sudah condong ke barat, Bawang putih melihat seorang penggembala yang sedang memandikan kerbaunya. Maka Bawang putih bertanya: “Wahai paman yang baik, apakah paman melihat baju merah yang hanyut lewat sini? Karena saya harus menemukan dan membawanya pulang.” “Ya tadi saya lihat nak. Kalau kamu mengejarnya cepat-cepat, mungkin kau bisa mengejarnya,” kata paman itu.

“Baiklah paman, terima kasih!” kata Bawang putih dan segera berlari kembali menyusuri. Hari sudah mulai gelap, Bawang putih sudah mulai putus asa. Sebentar lagi malam akan tiba, dan Bawang putih. Dari kejauhan tampak cahaya lampu yang berasal dari sebuah gubuk di tepi sungai. Bawang putih segera menghampiri rumah itu dan mengetuknya.
“Permisi…!” kata Bawang putih. Seorang perempuan tua membuka pintu.
“Siapa kamu nak?” tanya nenek itu.
“Saya Bawang putih nek. Tadi saya sedang mencari baju ibu saya yang hanyut. Dan sekarang kemalaman. Bolehkah saya tinggal di sini malam ini?” tanya Bawang putih.
“Boleh nak. Apakah baju yang kau cari berwarna merah?” tanya nenek.
“Ya nek. Apa…nenek menemukannya?” tanya Bawang putih.

“Ya. Tadi baju itu tersangkut di depan rumahku. Sayang, padahal aku menyukai baju itu,” kata nenek. “Baiklah aku akan mengembalikannya, tapi kau harus menemaniku dulu disini selama seminggu. Sudah lama aku tidak mengobrol dengan siapapun, bagaimana?” pinta nenek.Bawang putih berpikir sejenak. Nenek itu kelihatan kesepian. Bawang putih pun merasa iba. “Baiklah nek, saya akan menemani nenek selama seminggu, asal nenek tidak bosan saja denganku,” kata Bawang putih dengan tersenyum.

Selama seminggu Bawang putih tinggal dengan nenek tersebut. Setiap hari Bawang putih membantu mengerjakan pekerjaan rumah nenek. Tentu saja nenek itu merasa senang. Hingga akhirnya genap sudah seminggu, nenek pun memanggil bawang putih.
“Nak, sudah seminggu kau tinggal di sini. Dan aku senang karena kau anak yang rajin dan berbakti. Untuk itu sesuai janjiku kau boleh membawa baju ibumu pulang. Dan satu lagi, kau boleh memilih satu dari dua labu kuning ini sebagai hadiah!” kata nenek.
Mulanya Bawang putih menolak diberi hadiah tapi nenek tetap memaksanya. Akhirnya Bawang putih memilih labu yang paling kecil. “Saya takut tidak kuat membawa yang besar,” katanya. Nenek pun tersenyum dan mengantarkan Bawang putih hingga depan rumah.

Sesampainya di rumah, Bawang putih menyerahkan baju merah milik ibu tirinya sementara dia pergi ke dapur untuk membelah labu kuningnya. Alangkah terkejutnya bawang putih ketika labu itu terbelah, didalamnya ternyata berisi emas permata yang sangat banyak. Dia berteriak saking gembiranya dan memberitahukan hal ajaib ini ke ibu tirinya dan bawang merah yang dengan serakah langsun merebut emas dan permata tersebut. Mereka memaksa bawang putih untuk menceritakan bagaimana dia bisa mendapatkan hadiah tersebut. Bawang putih pun menceritakan dengan sejujurnya.

Mendengar cerita bawang putih, bawang merah dan ibunya berencana untuk melakukan hal yang sama tapi kali ini bawang merah yang akan melakukannya. Singkat kata akhirnya bawang merah sampai di rumah nenek tua di pinggir sungai tersebut. Seperti bawang putih, bawang merah pun diminta untuk menemaninya selama seminggu. Tidak seperti bawang putih yang rajin, selama seminggu itu bawang merah hanya bermalas-malasan. Kalaupun ada yang dikerjakan maka hasilnya tidak pernah bagus karena selalu dikerjakan dengan asal-asalan. Akhirnya setelah seminggu nenek itu membolehkan bawang merah untuk pergi. “Bukankah seharusnya nenek memberiku labu sebagai hadiah karena menemanimu selama seminggu?” tanya bawang merah. Nenek itu terpaksa menyuruh bawang merah memilih salah satu dari dua labu yang ditawarkan. Dengan cepat bawang merah mengambil labu yang besar dan tanpa mengucapkan terima kasih dia melenggang pergi.

Sesampainya di rumah bawang merah segera menemui ibunya dan dengan gembira memperlihatkan labu yang dibawanya. Karena takut bawang putih akan meminta bagian, mereka menyuruh bawang putih untuk pergi ke sungai. Lalu dengan tidak sabar mereka membelah labu tersebut. Tapi ternyata bukan emas permata yang keluar dari labu tersebut, melainkan binatang-binatang berbisa seperti ular, kalajengking, dan lain-lain. Binatang-binatang itu langsung menyerang bawang merah dan ibunya hingga tewas. Itulah balasan bagi orang yang serakah.

Asal Usul Danau Toba

Di wilayah Sumatera hiduplah seorang petani yang sangat rajin bekerja. Ia hidup sendiri sebatang kara. Setiap hari ia bekerja menggarap lading dan mencari ikan dengan tidak mengenal lelah. Hal ini dilakukannya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Pada suatu hari petani tersebut pergi ke sungai di dekat tempat tinggalnya, ia bermaksud mencari ikan untuk lauknya hari ini. Dengan hanya berbekal sebuah kail, umpan dan tempat ikan, ia pun langsung menuju ke sungai. Setelah sesampainya di sungai, petani tersebut langsung melemparkan kailnya. Sambil menunggu kailnya dimakan ikan, petani tersebut berdoa,“Ya Alloh, semoga aku dapat ikan banyak hari ini”. Beberapa saat setelah berdoa, kail yang dilemparkannya tadi nampak bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani tersebut sangat senang sekali, karena ikan yang didapatkannya sangat besar dan cantik sekali.

Setelah beberapa saat memandangi ikan hasil tangkapannya, petani itu sangat terkejut. Ternyata ikan yang ditangkapnya itu bisa berbicara. “Tolong aku jangan dimakan Pak!! Biarkan aku hidup”, teriak ikan itu. Tanpa banyak Tanya, ikan tangkapannya itu langsung dikembalikan ke dalam air lagi. Setelah mengembalikan ikan ke dalam air, petani itu bertambah terkejut, karena tiba-tiba ikan tersebut berubah menjadi seorang wanita yang sangat cantik.

“Jangan takut Pak, aku tidak akan menyakiti kamu”, kata si ikan. “Siapakah kamu ini? Bukankah kamu seekor ikan?, Tanya petani itu. “Aku adalah seorang putri yang dikutuk, karena melanggar aturan kerajaan”, jawab wanita itu. “Terimakasih engkau sudah membebaskan aku dari kutukan itu, dan sebagai imbalannya aku bersedia kau jadikan istri”, kata wanita itu. Petani itupun setuju. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat.

Setelah beberapa lama mereka menikah, akhirnya  kebahagiaan Petani dan istrinya bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Anak mereka tumbuh menjadi anak yang sangat tampan dan kuat, tetapi ada kebiasaan yang membuat heran semua orang. Anak tersebut selalu merasa lapar, dan tidak pernah merasa kenyang. Semua jatah makanan dilahapnya tanpa sisa.

Hingga suatu hari anak petani tersebut mendapat tugas dari ibunya untuk mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi tugasnya tidak dipenuhinya. Semua makanan yang seharusnya untuk ayahnya dilahap habis, dan setelah itu dia tertidur di sebuah gubug. Pak tani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Karena tidak tahan menahan lapar, maka ia langsung pulang ke rumah. Di tengah perjalanan pulang, pak tani melihat anaknya sedang tidur di gubug. Petani tersebut langsung membangunkannya. “Hey, bangun!, teriak petani itu.

Setelah anaknya terbangun, petani itu langsung menanyakan makanannya. “Mana makanan buat ayah?”, Tanya petani. “Sudah habis kumakan”, jawab si anak. Dengan nada tinggi petani itu langsung memarahi anaknya. "Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri! Dasar anak ikan!," umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan dari istrinya.

Setelah petani mengucapkan kata-kata tersebut, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba. 

Jumat, 09 Desember 2011

film-film yang KEREN

1. alice in wonderland

















2.Garfield

















3.resident evil














4.Scream

















5.Insidious

















6.House of wax

















7.Jennifer's body















yang belum nonton ayo nonton buruan!!!!

about my friend :)

tentang teman-teman saya :)

1.Venny
dia org nya cantik,baik,setia kawan dll
tapi orang nya kadang nyebelin :p

ini dia orangnya x_x












2.ajeng
dia orangnya gak terlalu baik terus nyebelin banget tapi setia kawan dll
suka di panggil rara

ini dia orangnya x_x












3.dena
dia orangnya baik,setia kawan tapi tukang gosip dll
kadang-kadang nyebelin juga sih..

ini dia orangnya x_x












4.anisya
orangnya ini paling baik dan gk pernah nyebelin :D
suka di panggil icha..
ini dia orangnya x_x















5.indah
orangnya cantik,baik,pinter lageh tapi nyebelin :P
suka di panggil ega

ini dia orangnya x_x













itu dia temen-temen ku yang palingg deket :*
semuanya baik banget..
gak bisa deh lupain mereka .. ahihihihihi

KUCING

Siapa sih yang tidak kenal hewan imut ini yaitu kucing
Ketika kalian melihat hewan ini pasti kalian ingin membawa nya pulang ke rumah
TAPI...
ada orang yang membunuh kucing untuk di makan
seperti di sate , di sup dll
betapa kejam nya orang itu!
orang yang membunuh kucing sangat tidak mempunyai perasaan dan tidak punya otak!
kucing bukan untuk di makan atau sebagainya melainkan untuk di pelihara...
Lihat betapa imut nya kucing-kucing ini...











ihh lucunya :D
tau kah anda ? saya juga termasuk pecinta kucing loh !!!
hehehehehehehe...
KENAPA SAYA SUKA KUCING ?
alasanya karena :

1.Kucing hewan yang pintar,unik,lucu dan manja selalu bisa membuat siapapun tersenyum bila melihatnya.

2.Bulu-bulu kucing sangat unik, lembut dan tertata membuat kita selalu ingin membelainya.

3.Kucing memiliki kumis yang membuatnya semakin terlihat lucu

4.Kucing memiliki mata yang indah dan berwarna.

5.Kucing bisa menghibur tuannya dan tahu akan isi hati juga emosi tuannya

6.Kucing bisa bersahabat dengan siapapun.

7.Kucing hewan yang sangat setia


MAKANYA yg belum punya KUCING ayo skrg pelihara KUCING!!!

KEPADA PARA KORUPTOR

~~~
gantilah makanan bapak
dengan nasi putih,sayur dan daging

lihatlah air mata para rakyat
lihatlah air mata para bocah
yang menderas di tiap lampu merah

TOLONG pak ....
gantilah makanan bapak
seperti layaknya manusia
jangan makan uang kami dan uang rakyat indonesia

ingatlah dosa!!
begitu banyak dosa yang di perbuat bapak!

DUNIA

 ~~~

dunia ini makin berantakan aja yah!
banyak baget yg lesbian lah homo lah .. amit-amit ya alloh
laki-laki muda pacaranya sama tante-tante
perempuan muda pacaranya sama laki-laki tua
seharusnya yg muda sama yg muda yang tua sama yg tua

yaampuunn... bener deh PARAH banget ..



'ya allah ampunilah dosa-dosa mereka dan sadarkanlah mereka'

AMIN ...

GREYSON CHANCE

pasti tau greyson chance kan :D
dia itu fans aku di dunia nomor 1
ganteng bangett orang nyaaa.....
mau tau gambar nya...aku kasih dikit yah!

















































































ya ampunnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
gantengggggg bangetttttt....ya alloh :D

"KISAH SI PEMUDA BUTA"

PERMULAAN
..kisah seorang pemuda buta dan pacarnya
..kisah ini hanya karangan dan tidak nyata

MULAI BACA DISINI !!

pemuda buta itu tidak mempunyai teman dan selalu di jauhi oleh teman-temanya
karena dengan alasan pemuda itu buta...

hanya pacar nya yang setia dan selalu menemani pemuda itu...
pemuda itu berniat ingin menikahi pacarnya tetapi setelah ada seorang yang mendonorkan mata supaya pemuda itu bisa melihat lagi

pemuda :   'aku akan menikahimu setelah aku bisa melihat lagi'
pacarnya : 'baiklah,aku akan menunggu'
pemuda :   'terimakasih'
pacarnya : 'sama-sama'

kemudian pemuda itu memeluk pacarnya...


pada suatu saat ada seorang yg baik hati yang mendonorkan mata untuk si pemuda
dan si pemuda bisa melihat
ketika melihat ia terkejut ternyata pacar nya itu sama-sama buta sepertinya

pacarnya : 'sekarang km sudah melihat,kalau begitu kita akan segera menikah'
pemuda   : 'tidak,aku tidak ingin menikahimu..karena kamu buta!'

pemuda itu melanggar janjinya ...

pacarnya : 'kalau begitu,tolong jaga mataku baik-baik'
pemuda   : 'maksudnya? km yg mendonorkan matamu untukku?'
pacarnya : 'iya' (sambil tersenyum)

pemuda itu meminta maaf kepada pacar nya sambil berkata

pemuda   : 'maafkan aku..aku tidak tau'
pacarnya : 'aku tidak akan pernah marah padamu'
pemuda   : 'terimakasih'
pacarnya : 'kalau begitu , apakah kita jadi menikah?'
pemuda   : 'yah,kita akan segera menikah'



dan akhirnya mereka hidup bahagia walaupun pacarnya tetap buta..

Kamis, 08 Desember 2011

"SENYUM"

senyum senyum senyum ...




awali hidup mu dengan senyuman...
di pagi hari , di siang hari , di sore hari , di malam hari

~~~
karena dengan senyuman kalian terlihat lebih cantik
dan sebaliknya
jika kalian terus cemberut maka kalian akan terlihat lebih jelek

kenapa harus senyum ???


karena menurut saya kalo gak senyum cepet tua loh . . .
hahahaha ...
makanya yah aku kasih tau kalian jangan cemberut terus harus senyum
liat aja yang gak suka senyum pasti mukanya cepet tua!
perlu bukti ? bukti'in sendiri coba :D